Suicide Squad: Berkumpulnya Penjahat Baper

Sisi lain yang menarik dari film ini selain adegan-adegan actionnya adalah latar belakang masing-masing penjahat yang rata-rata punya satu kesamaan, yaitu sisi melankoliknya. Dimulai dari tokoh Dead Shot yang diperankan si negro ganteng, Will Smith. Dead Shot adalah seorang penjahat bayaran yang mengggunakan ilmu fisika dalam menembak sasarannya dari jarak sangat jauh. Sebelum membunuh korbannya, dia akan mengukur semua sudut dan juga jarak di lokasi sehingga peluru yang ditembakkan akan memantul dengan ketepatan penghitungan yang akurat. Ternyata dengan kemampuan mengerikan seperti itu, rupanya Dead Shot memiliki satu kelemahan yaitu putri kandungnya sendiri, sehingga saat ia sedang bertarung dengan Batman, Dead Shot tidak mau meneruskan perlawanan karena permintaan putrinya.



Tokoh favorit saya di Suicide Squad adalah si cewek gila nan brutal kekasih Joker, musuh bebuyutan Batman, Harley Quinn. Perilaku tidak terduga dan juga tingkah urakan namun mengundang hasrat sangat cocok disandingkan dengan kegilaan Joker. Satu-satunya anggota perempuan dalam geng penjahat ini, sangat mencintai Joker dan memiliki impian seperti perempuan pada umumnya yakni berkeluarga. Sungguh normal untuk ukuran seorang penjahat brutal. Adapun karakter lainnya seperti Croc, Diablo dan juga si pencuri uang kelas kakap (saya lupa namanya) juga punya sisi humanis tersendiri.


Suicide Squad terpaksa menjadi kaki tangan agen rahasia pemerintah AS untuk membunuh penyihir yang ingin menguasai dunia dengan kegelapan. Ramuan khas Hollywood yang memadukan kekuatan action dengan sihir yang hampir mustahil dikalahkan, seringkali sukses memancing emosi penonton. Saya jadi teringat film X Men Apocalypse. Meskipun ramuan tersebut sering digunakan dalam banyak film, Suicide Squad tetap sukses membuat penonton ikut ketir-ketir bagaimana misi akan berjalan.


Titik lemah film ini hanya terletak pada adegan flashback yang lebih banyak digunakan untuk karakter Harley Quinn. Adegan yang seharusnya tegang seperti ketika si penjahat cewek ini naik lift di dekat markas musuh, malah disatukan dengan adegan flashback Harley di masa lalu. Jadi sedikit berkurang suspensenya.
Film ini sebaiknya tidak ditonton anak di bawah tujuh belas tahun karena banyaknya adegan semi vulgar dan juga kejahatan. Suicide Squad adalah kumpulan penjahat yang punya sisi baper atau melankolik. Rasanya film ini layak memiliki sekuel berikutnya.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.